Keluar

Keluar

Keluar

Keluar

Please Login

Lupa sandi ?

Login

The School Of Future Leader

Gelar Seni

IT Sanmar02 May 20181597 click

It/sanmar
 
ESTETIKA NUSANTARA
 
Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April, sekitar 285 siswa-siswi dari SMA Katolik Maria Surabaya menggelar pagelaran seni yang menampilkan 8 tarian dari berbagai daerah di Indonesia.

Sekitar 285 Peserta Didik SMA Santa Maria Surabaya menarikan berbagai macam tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia.

Menurut Catharina Amelia, selaku Ketua Panitia sekaligus Guru Sosiologi SMA Santa Maria Surabaya, kegiatan pagelaran tari dan musik tradisional ini ingin menanamkan karakter cinta tanah air beserta aneka budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. Selain itu, jugaPagelaran Seni ditampilkan drama musikal bertemakan cinta tanah air dan budaya bangsa.
 
“Pagelaran ini bertemakan Indonesia, budaya Indonesia. Jadi memang yang ditampilkan betul-betul apa yang menjadi budaya Indonesia, dari seni tari, seni musik, dan seni drama dari anak-anak. Tariannya itu bermacam-macam, tidak hanya tarian dari Jawa, jadi memang betul-betul yang ditampilkan itu tarian yang ada di Indonesia, ada tarian Aceh, kemudian Minangkabau-Padang ya, kemudian Sunda, Bali, Papua, itu ada. Jadi memang karena jenisnya banyak, untuk total lebih dari sepuluh tarian daerah di Indonesia,” kata Catharina Amelia.

Catharina Amelia menambahkan, digelarnya pertunjukkan seni tari dan musik tradisional ini untuk menyikapi semakin banyaknya seni dan budaya asing atau dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. Generasi muda saat ini lebih mengenal budaya dan tarian dari luar negeri dari pada tarian tradisional dari daerah-daerah di Indonesia.
 
Amelia mengatakan, meski laju pertumbuhan budaya dan kesenian dari luar negeri tidak dapat dibendung, namun pengenalan dan penanaman rasa cinta akan seni budaya bangsa sendiri diyakini akan dapat membendung masuknya budaya asing ke Indonesia.

“Melihat perkembangan zaman sekarang kan anak-anak cenderung menyukai budaya barat, apalagi K-Pop, Korea itu betul-betul menjadi perhatian khusus dari sekolah. Budaya luar memang gak mungkin kita akn tolak, pasti secara tidak langsung kita masuk dan mau tidak mau kita pasti harus menerima karena memang globalisasi ya. Tetapi kami sebagai lembaga pendidikan, menanamkan ke anak-anak bahwa walau pun kita hidup di zaman yang memang, hidup dengan banyak budaya dari luar yang masuk dan bagaimana caranya kita sebagai generasi muda, walau pun kita mengikuti budaya barat tapi kita punya cinta (budaya daerah),” imbuhnya.

Sementara itu, Siswi SMA Santa Maria Surabaya, Gloria Vonny Della mengungkapkan, masuknya budaya atau seni tarian dari luar negeri sulit dicegah karena faktor globalisasi. Namun, perpaduan budaya dengan tetap mengedepankan budaya asli tanah air, akan dapat menjadi penyeimbang derasnya arus globalisasi budaya di Indonesia.

“Aku dari kecil tari tradisional kayak Remo, ya Saman. Kita gak apa-apa sih terima tariannya luar negeri, cuma ya di mixed gitu loh, dikolaborasikan. Jadi kayak ada juga dari tarian daerahnya pun, ya ada juga dari yang barat pun dicampur gitu,” kata Gloria Vonny Della. [pr/gp,net]
 
 

Peringati Hari Tari Sedunia, SMA Santa Maria Surabaya Ajak Peserta Didik Makin Cinta Indonesia
http://jatim.tribunnews.com/2018/04/29/peringati-hari-tari-sedunia-sma-santa-maria-surabaya-ajak-siswa-makin-cinta-indonesia

Estetika Nusantara SMA Santa Maria Surabaya
 http://www.superradio.id/estetika-nusantara-smak-santa-maria-surabaya/


Komentar :

Maaf belum ada komentar

Input Comment :

Nama
Email
Komentar Maks: 500 karakter
Very Happy Smile Sad Surprised Shocked Confused Cool Laughing Mad Razz
Embarassed Crying Evil or Very Mad Twisted Evil Rolling Eyes Wink Exclamation Question Idea Hammer
 

« Dec 2020 »
M S S R K J S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9