Keluar

Keluar

Keluar

Keluar

Please Login

Lupa sandi ?

Login

The School Of Future Leader

Ekspo Panggilan

IT Sanmar26 January 20151185 click

 
Ekspo Panggilan
 
Inilah Aku, Utuslah Aku
    
Benar diakui, panggilan kaum muda untuk menjadi imam, biarawan maupun biarawati mengalami penurunan yang cukup drastis dari tahun ke tahun atau bisa dikatakan mulai sepi peminat. Pertanyaannya adalah apakah ini arti sebuah degradasi moral-spiritualitas kaum muda Katolik di era sekarang? Ataukah karena untuk melakoni “profesi” seorang pastor atau suster itu sudah tidak menarik dan “menjanjikan” lagi di tengah kepungan hedonisme yang dialami oleh  kaum muda Katolik saat ini? Nah, mengantisipasi hal itu, SMA Santa Maria Surabaya menggelar Ekspo Panggilan untuk kaum muda Katolik yang dikemas dengan tajuk “Inilah Aku, Utuslah Aku” di ruang Romana dan bangsal olahraga, SMA Santa Maria Surabaya, Jl. Raya Darmo 49 Surabaya, Sabtu kemarin (24/01/2015). 

“Ya, kegiatan ini diadakan sekaligus untuk menyambut ungkapan syukur sekolah kami yang pada bulan Juli 2015 nanti telah memasuki usia ke 8 Windu (baca: 64 tahun) SMA Santa Maria Surabaya berkarya di Surabaya. Kami juga merencanakan beragam kegiatan menarik lain seperti, aksi sosial berupa pasar murah, pengobatan gratis, dan pendirian taman bacaan di lingkungan sekitar sekolah (kampung Dinoyo). Ada pula kegiatan pentas seni, pencetakan buku antologi alumni, dan konser Santa Maria. Sementara, tujuan khusus kami mengadakan ekspo panggilan ini agar sekolah-sekolah Katolik dapat menjadi wadah penanaman benih-benih panggilan dalam diri kaum muda. Semoga bEkspo Panggilan 1enih-benih panggilan itu akan semakin terpupuk sejak dini dan makin kuat dari hari ke hari,” kata Christina, ketua penyelenggara.

Dalam kegiatan tersebut beragam kongregasi, ordo, tarekat, kongregasi se-Jawa Bali ikut serta, misalnya: KYM (Kasih Yesus dan Maria), OSU (Ordo Santa Ursula), MC (Misionaris Claris), CP (Kongregasi Pasionis), Dominikan, SMM (Serikat Maria Monfortan), CDD (Congregatio Disclipulorum Domini), CSA  (Congregasi Bruder St. Aloysius), SY (Serikat Yesus), Putri Carmel, dan lainnya.

“Peserta didik yang beragama Katolik dipisah antara perempuan dan laki-laki. Mereka memasuki kelas-kelas yang telah ditentukan oleh panitia. Peserta didik laki-laki mendengarkan presentasi dari para frater sedangkan yang perempuan mendengarkan presentasi oleh para suster. Presentasi dibagi atas 2 sesi. Masing-masing sesi ada 2 (dua) kongregasi. Dalam tiap ruang kelas, para siswa berasal dari berbagai kelas, baik kelas X, XI, dan XII. Tak ketinggalan peserta didik SMP Santa Maria pun diundang dalam acara presentasi ini. Sesi pertama dimulai pukul 07.30-09.00 WIB, diselingi dengan istirahat, kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua pukul 09.30-11.00 WIB,” jelas Christina, yang juga guru Bahasa Indonesia di SMA Santa Maria Surabaya.      

Kegiatan ini berlangsung menyenangkan karena peserta didik tidak hanya sekadar mendengarkan, tetapi juga diajak memuji Tuhan lewat bernyanyi dan menari. Para suster dan frater pun men-share-kan secara lengkap saat awal mula mereka terpanggil dalam kehidupan serta tantangan di dunia panggilan itu. ”Wah, presentasinya  frater tadi sungguh asyik. Sederhana dan menyentuh hati. Aku mulai mempertimbangkan untuk mau jadi Romo,” kata Aji peserta didik kelas XII. ”Ya, kayaknya jadi Suster itu juga enak, lho. Segala kegiatan ditujukan untuk memuliakan nama Tuhan dan membantu mereka yang terpinggirkan. Aku ingin seperti Bunda Theresia karena Beliau idolaku selama ini,” imbuh Mitchelle siswi kelas XI.

“Acara ini berguna sekali untuk peserta didik SMA dan SMP Santa Maria dan sekolah-sekolah Katolik di Surabaya lainnya untuk mengenal lebih jauh kehidupan para biarawan-biarawati, para frater yang menyejukkan, bahagia, dan damai karena hidupnya dekat dengan Tuhan. Semoga acara seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dalam rangkaian kegiatan SMA Santa Maria Surabaya setiap tahunnya. Kegiatan ini semoga bisa menjadi agenda rutin tiap tahun SMA Santa Maria Surabaya dan saya berharap tahun depan peserta pameran aksi panggilannya akan semakin banyak serta anak-anak juga akan semakin tumbuh hasrat memuliakan Tuhan dari hari ke hari,” ungkap Suster Fitri Murniati, OSU., Kepala Satuan Pendidikan SMA Santa Maria Surabaya saat membuka acara. (Rudy/SanMar)

Komentar :

Maaf belum ada komentar

Input Comment :

Nama
Email
Komentar Maks: 500 karakter
Very Happy Smile Sad Surprised Shocked Confused Cool Laughing Mad Razz
Embarassed Crying Evil or Very Mad Twisted Evil Rolling Eyes Wink Exclamation Question Idea Hammer
 

« Dec 2020 »
M S S R K J S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9