Keluar

Keluar

Keluar

Keluar

Please Login

Lupa sandi ?

Login

The School Of Future Leader

Peduli dan Peka

IT Sanmar15 October 20137366 click

150 Tahun Ordo Santa Ursula

Kolaborasi
Aksi Peduli Sesama dan Lingkungan


150 Tahun OSU di Surabaya

Begitulah cuplikan semangat Ursulin dalam menjalankan pelayanannya di Surabaya sejak 150 tahun yang lalu. Dengan semangat itulah di ulang tahunnya yang ke-150, ordo Santa Ursula Raya Darmo 49 mengadakan gerakan sosial pengobatan gratis untuk warga sekitar yang kurang mampu hari Minggu (6/10/2013) pukul 8-10 pagi di ruang UKS Santa Maria Surabaya.

Acara yang juga dibarengi dengan kegiatan menanam pohon di hutan mangrove pada hari yang sama ini merupakan perwujudan pelayanan Ursulin untuk peduli terhadap sesama. “Acara ini merupakan salah satu seksi sosial dalam rangka 150 tahun karya Ursulin di Surabaya. Selain pengobatan gratis, kami juga mengadakan peduli anak Timor Leste dengan sumbangan pendidikan dari siswa-siswi komunitas Santa Maria dan donor darah yang nanti akan diadakan pada tanggal 10 Oktober 2013,” jelas Ibu Martha selaku Ketua Panitia Pengobatan Gratis.

Pengobatan gratis di Sanmar – sebutan Santa Maria Surabaya- ini bekerja sama dengan komunitas sosial Rotary Club Indonesia yang menggandeng IKNI (Ikatan Naturopatis Indonesia) dengan menggelar akupuntur dan pijat refleksi gratis. Sebanyak kurang lebih 75 pasien ini berasal dari warga Dinoyo yang sebelumnya telah mendapat kupon dari RT masing-masing. Pertama-tama, pasien dicek terlebih dahulu tekanan darahnya dan diminta keterangan mengenai keluhan yang dialami. Kemudian tim dari IKNI yang akan menentukan apakah pasien perlu mengikuti akupuntur atau pijat refleksi disesuaikan dengan kondisi kesehatannya.

Akupuntur, Pengobatan Asal Cina yang Efektif dan Efisien
Banyak orang tak percaya dengan pengobatan alternatif seperti akupuntur. Ditambah pula rasa takut melihat jarum-jarumnya yang harus menembus kulit. Tak bisa dibayangkan pula oleh 75 orang pasien pengobatan gratis ini. Namun, tanpa kita sadari, justru pengobatan akupuntur merupakan cara yang efektif dan efisien dalam penyembuhan penyakit, apalagi tidak ada efek samping yang ditimbulkan bagi tubuh.

Pengobatan Alternatif“Pengobatan yang paling efektif dan efisien adalah pengobatan herbal dan akupuntur, karena dengan dua cara inilah seseorang justru bisa sembuh seratus persen. Karena jarum-jarum akupuntur akan menuju di titik-titik sesuai dengan penyakit yang dialami pasien dan menyeimbangkan kondisi yin yang dalam tubuh”, jelas Bapak Sugiono, salah seorang praktisi akupuntur.

Pengobatan yang berlangsung selama 15-30 menit itu sedikit membuat “ngeri” para pasien pengobatan gratis ini. Salah satunya adalah Ibu Supiah (57) yang memiliki keluhan di tingginya gula darah dan kolestrol. “Sebenarnya takut juga dengan jarum-jarum akupuntur karena sebelumnya belum pernah mencoba. Tapi banyak teman yang berkata tidak sakit, saya pun memberanikan diri supaya kondisi kesehatan saya juga membaik,” ungkap ibu yang keseharian bekerja sebagai ibu rumah tangga ini.

Animo para pasien sangat baik. Mereka antusias mengikuti proses pengobatan gratis ini sebagai alternatif bagi mereka-mereka yang seringkali kecanduan obat medis yang menimbulkan efek samping. Dengan digelarnya acara ini, komunitas Santa Maria ingin memberikan kasih melalui pengobatan yang bisa membantu warga tanpa menimbulkan efek samping yang berarti. Senyum sumringah para pasien pun makin dapat mengobarkan semangat 150 tahun karya Ursulin di Surabaya ini. Wah salut deh! Dan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah melancarkan pengobatan gratis ini!

Aksi Tanam 1500 Bakau
Banyak cara dapat kita lakukan untuk menyelamatkan Bumi yang kian rapuh. Salah satunya dengan menanam pohon, sang primadona efek pemanasan Bumi, penyelamat lingkungan. Ketika kita berbicara tentang menanam pohon, pada dasarnya  kita sebenarnya berbicara tentang kearifan konsumsi investasi alam untuk menjamin kelangsungan lingkungan hidup warga dan kotanya. Bakau

Selalu ada alternatif penyelesaian cerdas dalam membangun kota tanpa harus menebangi pohon,  jika kita mau berpikir panjang dan arif. Seluruh warga kota hendaknya dapat berpartisipasi menggerakkan lompatan besar untuk menghijaukan kota ramai-ramai.
Dengan visi di atas komunitas  Santa Maria Surabaya, Sidoarjo, dan Pacet mengadakan kegiatan peduli lingkungan menanam pohon bakau di hutan Mangrove, Wonorejo Surabaya.

Kegiatan ini diadakan untuk menyemarakkan 150 tahun Ordo Santa Ursula Berkarya di Surabaya. ± 250 anak dari unit SD, SMP, dan SMA Santa Maria datang dan beramai-ramai menanam 1500 pohon bakau, 6 Oktober 2013. “Pohon-pohon yang saya tanam ini semoga bisa menjadi pohon-pohon pengikat tanah dan penyimpan air tanah di kawasan hutan Mangrove ini,” ujar Fiona kelas 5 SD Santa Maria.

“Ya, aksi tanam 1500 pohon bakau ini semoga dapat memagari kawasan tepi pantai hingga menyusup ke jantung kota melalui bantaran kali untuk mencegah adanya intrusi air laut, menahan abrasi pantai, menahan air pasang, angin , dan gelombang besar dari lautan lepas serta mencegah pendangkalan dan penyempitan badan air yang kaya akan keanearagaman hayati,” timpal Flora siswi kelas XI SMA Santa Maria.
Bakau 2013
“Aku jadi semangat sekali karena aku juga bisa bertemu dengan Ibu Walikota, Ibu Risma di acara penanaman bakau di Hutan Magrove ini. Senangnya lagi ada aksi menulis aksi positif atau tanda tangan kepedulian di spanduk yang telah disiapkan sebagai bentuk konkret kepedulian kita pada lingkungan hidup,” imbuh Claudia siswi SMP Santa Maria.

Ya, berkaitan dengan peduli lingkungan ini harusnya memang telah menjadi gerakan bersama bagi siapa saja. Kita harus bangkit untuk memulai pembaruan. Kalau bukan kita siapa lagi? Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk Bumi tercinta ini, terkhusus Bumi Surabaya.

“Tidak perlu repot-repot. Kita dapat melakukan hal-hal yang sederhana kok. Misalnya memisahkan antara sampah organik dan organik di lingkungan rumah kita masing-masing atau di lingkungan sekolah kita. Selain itu, kita dapat juga mendaur ulang sampah yang dapat menghasilkan pundi-pundi uang kalau kita kreatif dan inovatif,” tambah Kevin siswa kelas VII SMP Santa Maria. (Demes, Monica, Aji, Sabri)

Komentar :

Maaf belum ada komentar

Input Comment :

Nama
Email
Komentar Maks: 500 karakter
Very Happy Smile Sad Surprised Shocked Confused Cool Laughing Mad Razz
Embarassed Crying Evil or Very Mad Twisted Evil Rolling Eyes Wink Exclamation Question Idea Hammer
 

« Nov 2020 »
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12